Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menduga, mantan pejabat BUMN, Jemani H Ikhsan, penyelundup 5,2, kilogram kokain yang dibekuk otoritas Bandar Udara Internasional Phuket, Thailand, adalah bandar atau kurir besar.
“Ini sih bukan pemakai lagi mas. Tapi kurir yang bisa jadi bandar besar di Indonesia,” kata Juru Bicara BNN Slamet Pribadi kepada suara.com, Kamis (23/4/2015).
Slamet juga mengatami pola perjalanan Jemani di luar negeri dari pemberitaan di media. Dia menyebutkan, Jemani singgah di salah satu kota di Amerika latin yang memang punya jaringan kartel narkoba di Meksiko.
Kepada petugas yang menangkap, Jemni mengaku mendapat kokain dari Bogota, Kolombia. Kemudian terbang ke Panama City, lalu Sao Paolo, Doha, Singapura dan tiba Phuket melalui Silk Air pukul 5.45 waktu setempat.
Slamet menduga kalau Jemani memang sudah dicurigai oleh petugas di Thailand sebelumnya.
“Orang Asia kalau ke Amerika Latin itu kan kentara sekali. Mau ngapain dia disana?” kata Slamet.
BNN sendiri tidak mau mengungkap, apakah Jemani juga menjadi salah satu incaran BNN.
“Kalau data intelijen kan susah kita ngomongnya mas,” terangnya.
Namun dia menjamin kalau sekelas bandar besar, semestinya sudah masuk radar pengawasan BNN.
Seperti diberitakan, otoritas Bandara Internasional Phuket, Thailand, menangkap mantan pejabat BUMN, Jemani H Ikhsan (63), yang berupaya menyelundupkan 5,2 kilogram kokain.
Jemani diketahui pernah menjabat sebagai komisaris independen di PT Semen Indonesia dan Semen Gresik (Persero) Tbk.
Jemani menjabat komisaris independen selama satu setengah tahun, sejak Januari 2013 sampai Juni 2014, di PT Semen Indonesia.
Dia juga tercatat sebagai komisaris independen di PT Semen Gresik selama dua tahun tiga bulan, sejak Oktober 2010 sampai Desember 2012.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi
-
Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro
-
31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat
-
2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri
-
Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional
-
Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau
-
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan
-
Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?
-
Hakim Tolak Dalil 'Tak Ada Niat Jahat', Penyalahgunaan Wewenang Nadiem Makarim Terbukti