Suara.com - Amerika Serikat mengirimkan bantuan sebanyak USD 1 juta ke gempa Nepal. AS juga mengirimkan tim tanggap darurat ke sana.
Reuters melansir, (25/4/2015), dana itu berasal dari The United States Agency for International Development (USAID). Office of U.S. Foreign Disaster Assistance (OFDA) menyatakan dana bantuan itu sebagai dana awal karena situasi mendesak.
Gempa besar berkekuatan 7,9 skala richter (SR) mengguncang negara Nepal, Sabtu (25/4/2015) waktu setempat. Berdasarkan keterangan dari badan geologi Amerika Serikat, gempa terasa hingga di beberapa kawasan di Himalaya dan sebagian India.
Lansiran laman Asiaone menyebut, gempa dirasakan di barat laut Kathmandu pada pukul 06.11 GMT. Akibatnya, sebagian besar warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Di sekitar saya, banyak dinding rumah runtuh ke jalan. Penduduk berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dan saling berpelukan," kata salah seorang reporter AFP dalam laporannya.
Gempa semula diperkirakan 7,5 SR, namun diralat menjadi 7,9 SR. Pusat gempa terjadi 15 KM di bawah laut bagian Pokhara. Gempa dikabarkan berlangsung selama hampir 30 detik dan terasa hingga ibu kota India, New Delhi. (reuters/AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
6 Fakta Hilangnya Speedboat Jurnalis di Selat Sunda
-
Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat
-
Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal
-
Dicecar Soal Hubungan dengan Tan Kian, Febrie Bantah Terima Uang di Kasus ASABRI
-
Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?
-
Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah
-
Api TPA Galuga Berhasil Dikendalikan Setelah 17 Jam Membara
-
Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat