Suara.com - Kepolisian menyatakan gempa dahsyat di Nepal menembus 1.130 orang. Mereka ditemukan dalam kondisi tewas setelah tertimbun runtuhan bangunan.
Dari jumlah itu, sebanyak 634 orang ditemukan di Kathmandu. Sementara lebih dari 300 orang tewas ditemukan di pusat kota.
Gempa besar berkekuatan 7,9 skala richter (SR) mengguncang negara Nepal, Sabtu (25/4/2015) waktu setempat. Berdasarkan keterangan dari badan geologi Amerika Serikat, gempa terasa hingga di beberapa kawasan di Himalaya dan sebagian India.
Lansiran laman Asiaone menyebut, gempa dirasakan di barat laut Kathmandu pada pukul 06.11 GMT. Akibatnya, sebagian besar warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Di sekitar saya, banyak dinding rumah runtuh ke jalan. Penduduk berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dan saling berpelukan," kata salah seorang reporter AFP dalam laporannya.
Gempa semula diperkirakan 7,5 SR, namun diralat menjadi 7,9 SR. Pusat gempa terjadi 15 KM di bawah laut bagian Pokhara. Gempa dikabarkan berlangsung selama hampir 30 detik dan terasa hingga ibu kota India, New Delhi. (reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?
-
Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional
-
Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy
-
Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya
-
Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik
-
City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum
-
HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya