Suara.com - Tim Kuasa Hukum Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menganggap penyidik Bareksrim Polri telah membangkang terhadap instruksi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sekaligus juga Presiden Joko Widodo (Jokowi), dengan tetap melakukan upaya penahanan kliennya.
"Fakta bahwa apa yang diperintahkan oleh Presiden, dan apa yang diperintahkan oleh Kapolri, itu beda dengan apa yang dilakukan penyidik, itu adalah bukti dari pembangkangan," ungkap salah satu kuasa hukum Novel, Muji Kartika Rahayu, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (4/5/2015).
Menurut Muji, ada miskoordinasi dalam penanganan kasus Novel ini. Bahkan lebih jauh, pihaknya melihat bahwa Direktur Tindak Pidana Umum yang mengepalai penyidikan kasus kliennya, dalam hal ini lebih menuruti instruksi Kabareskrim Komjen Budi Waseso.
Untuk itu, pihaknya menurut Muji, kini menunggu upaya yang dilakukan Jokowi maupun Badrodin untuk menindaklanjuti upaya pembangkangan tersebut.
"Atas fakta pembangkangan itu, Kapolri dan Presiden seharusnya melakukan tindakan. Tindakan apa? Terserah mereka. Jadi, kita tunggu aja," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang