Suara.com - Pemulangan WNI dari Nepal yang semula direncanakan berangkat pada Selasa (5/5/2015), terpaksa ditunda karena pesawat Boeing 737 TNI AU dengan nomor registrasi A7305 belum mendapatkan izin mendarat dari otoritas Nepal.
"Ada kemungkinan besar bahwa kepulangan akan 'delay' (tertunda) karena hingga saat ini kita belum mendapatkan 'landing permit' (izin mendarat)," kata Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepal Iwan Wiranata-atmadja di Posko Kathmandu Guest House (KGH), Thamel, Kathmandu, Nepal, Selasa.
Namun, Iwan mengatakan pihaknya telah mengirim surat kepada otoritas Nepal agar segera mengeluarkan izin mendarat bagi pesawat TNI AU tersebut.
"Kami sudah mendapatkan balasan bahwa selambat-lambatnya pesawat akan 'take off' (lepas landas) dari bandara Nepal besok (Rabu/6/5/2015) pukul 07.00 waktu Nepal," kata dia.
Dubes Iwan menjelaskan bahwa saat ini, pesawat telah berada di Bandara Dhaka, Bangladesh, dan siap menuju Bandara Tribhuvan, Kathmandu, begitu izin mendarat diberikan.
Menurut rencana, rombongan evakuasi akan berangkat dari Bandara Tribhuvan menuju Dhaka untuk transit dan mengisi bahan bakar, kemudian menuju Aceh lalu Jakarta.
Dubes Iwan menyebutkan 26 WNI di Nepal akan dievakuasi dan 30 anggota tim evakuasi akan kembali ke Indonesia pada Rabu esok.
Berikut nama-nama 26 WNI di Nepal yang akan ikut rombongan evakuasi kembali ke Indonesia:
1. Winarti Karyono
2. Nilima Bhusal
3. Bagus Bhusal
4. Ari Isyanawati
5. Ruben Jung Thapa
6. Samini
7. Safiyya Thapa
8. Maya Apriyani
9. Binod Waiba
10. Rania Salim Mukhsin
11. Ahmed Muhamed Abdelhay
12. Hutoun Zahirah Ahmed Mohamed
13. Mohamed Ahmed Mohamed
14. Nani
15. Jeetendra Rai
16. Buniati
17. Ayomi Amindoni
18. Tessi Ananditya
19. Sapta Hudaya
20. Oliver Hancock
21. Familia Novita
22. Nuri Arunbiarti
23. Rio Agustiawan Wijaya
24. Maryatun Tamang
25. Anisha Tamang
26. Ronasih (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Melihat Sekolah Indonesia Jeddah di Arab Saudi
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?
-
Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa
-
Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding
-
Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal
-
Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos
-
Pantas Suka Joget, Prabowo Blak-blakan Ungkap Punya DNA India di Hadapan PM Modi: Ini Benar!
-
Wujudkan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan, BPJS Kesehatan Bersinergi dengan KPK
-
Biaya Haji 2027 Naik Rp20 Juta, DPR Tolak Subsidi APBN: Bermasalah Secara Syariat!