- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan memiliki keturunan India berdasarkan hasil tes sekuensing genom yang dilakukan tahun lalu.
- Pengakuan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri acara Indian Community Reception di JICC, Jakarta, pada Selasa malam.
- Presiden Prabowo menyatakan bahwa DNA India tersebut menjadi alasan dirinya selalu ingin bergerak saat mendengarkan musik India.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan memiliki DNA India. Hal ini ia sampaikan langsung di hadapan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Indian Community Reception di JICC, Senayan, Selasa malam.
Bukan sembarangan, Prabowo mengetahui memiliki DNA India berdasarkan tes sekuensing genom atau tes DNA yang dilakukan pada tahun lalu, tepatnya sebelum melawat ke India dalam rangka kunjungan kenegaraan.
"Sebelum melakukan kunjungan kenegaraan ke India, saya menjalani tes sekuensing genom atau tes DNA. Setelah diperiksa, saya menemukan bahwa saya memiliki DNA India," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan dan tawa riuh dari komunitas India yang hadir, Selasa (7/7/2026).
"Sungguh, ini benar," kata Prabowo meyakinkan hasil tesnya.
Menurut Prabowo, DNA India yang ternyata ia miliki tersebut menjadi alasan dirinya kerap bergoyang saat mendengar musik, terutama musik India.
"Karena itulah saya merasa setiap kali mendengar musik terutama musik India, tubuh saya selalu ingin ikut bergerak," kata Prabowo.
Prabowo lantas berkelakar DNA India tidak hanya ada di tubuh dirinya, melainkan memungkinkan ada di tubuh para pembantunya di kabinet.
Alasannya serupa Prabowo soal musik India, tetapi kali ini lantaran para menteri bisa bernyanyi India.
"Mungkin sebagian besar dari mereka juga memiliki DNA India. Ini benar. Banyak menteri saya yang bisa menyanyikan lagu-lagu India dengan sangat baik," kelakar Prabowo.
Baca Juga: Momen PM India Narendra Modi Pidato di Parlemen RI
Berita Terkait
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Momen PM India Narendra Modi Pidato di Parlemen RI
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos
-
Wujudkan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan, BPJS Kesehatan Bersinergi dengan KPK
-
Biaya Haji 2027 Naik Rp20 Juta, DPR Tolak Subsidi APBN: Bermasalah Secara Syariat!
-
Ribuan Dapur MBG 3T Mangkrak 8 Bulan, Pengelola Klaim Rugi Belasan Triliun
-
Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno
-
Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!
-
Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku
-
Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan
-
25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga