Suara.com - Rombongan WNI yang dievakuasi dari Nepal pascagempa 7,9 SR melanda negara tersebut, telah tiba di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu malam (6/5/2015).
Pesawat Boeing 737 TNI AU dengan nomor registrasi A7305 mendarat sekitar pukul 20.00 WIB setelah transit di Banda Aceh untuk mengisi bahan bakar.
"Kita berikan penghargaan setinggi-tingginya karena telah berhasil menjalankan misi dengan sukses dan membawa pulang WNI yang menjadi pengungsi di Nepal," kata Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir saat menyambut rombongan di Lanud Halim Perdana Kusuma.
Wamenlu juga mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air dan menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk melindungi WNI di mana pun berada.
"Kepada WNI, selamat datang kembali dan percayalah pemerintah tetap melaksanakan tugasnya untuk melindungi warga negara di mana pun berada," kata Fachir.
Fachir menambahkan pemerintah akan memfasilitasi semua WNI yang dievakuasi untuk menuju kampung halaman masing-masing.
Sebanyak 26 WNI, terdiri dari 19 orang dewasa dan 7 anak-anak telah dievakuasi kembali ke Indonesia.
Selain itu, pesawat juga membawa kembali beberapa staf Kementerian Luar Negeri, anggota TNI AU, tim SAR Dog Jakarta Rescue, anggota Rumah Zakat, dan Sinergi Foundation. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi