Suara.com - Pesawat TNI Angkatan Udara yang membawa warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Nepal dijadwalkan lepas landas dari Bandara Tribhuvan di Kathmandu pukul 07.00 waktu setempat dan mendarat di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pukul 19.30 WIB.
Sebanyak 26 WNI di Nepal yang akan pulang ke Tanah Air sudah tiba di Bandara Tribhuvan pukul 06.00 waktu setempat.
Dari Tribhuvan, pesawat Boeing 747 TNI Angkatan Udara yang membawa mereka akan terbang menuju Dhaka, Bangladesh, dan transit di sana untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh lalu menuju Halim Perdanakusuma.
"Pada tahap pertama ini ada 26 WNI terdiri dari 19 orang dewasa dan tujuh anak-anak yang akan pulang ke Indonesia," kata Wakil Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukun Indonesia Kementerian Luar Negeri Krishna Djelani.
Krishna menambahkan beberapa anggota tim Perlindungan WNI akan tetap berada di Nepal untuk memantau dan menunggu jika ada WNI lain yang ingin pulang ke Indonesia.
"Keduanya akan tinggal hingga tanggal 15 dan menjaga posko di Kathamandu," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi