Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri berhasil menyita 2,1 ton ganja kering dan membekuk sembilan anggota sindikat peredaran ganja di Indonesia.
Kabareskrim Komjen Polisi Budi Waseso gelar barang bukti di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta, Senin (11/5/2015), mengungkapkan kalau ganja kering itu dibawa langsung dari Aceh dengan rute Palembang-Banten-Jakarta-Bogor.
Dia mengatakan hingga kini masih mengusut jaringan sindikat peredaran ganja yang menyelundupkan ganja melalui jalur darat ini.
"Kami masih menelusuri jaringan peredaran ganja ini yang masih bekerja. Tidak menutup kemungkinan modus operandinya berubah," kata Budi Waseso.
Barang bukti 2,1 ton ganja itu sengaja digelar di Lapangan Bhayangkara yang berupa bungkusan.,
Pengungkapan kasus ini dilakukan selama tiga bulan oleh Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareksrim, Polres Jakarta Selatan dan Polres Jakarta Barat.
"Barang ini rencananya akan diedarkan ke sejumlah daerah di Indonesia," ujarnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Disorot Karena Urusi Begal, KSAD TNI: Begal Takut Lihat Tentara!
-
KSP Dudung Abdurachman Ungkap Nasib Motor Listrik BGN Senilai Rp1,03 Triliun
-
Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat
-
Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan
-
Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong
-
Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN