Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti dengan Surat Telegram Rahasia (STR) 13 Mei 2015 memutasi sejumlah perwira menengah Polda Kepri bersama dengan perwira polda lain.
Perwira Polda Kepri yang dimutasi adalah Kepala Biro (Karo) SDM Polda Kepri, Kombes Pol Susetio Cahyadi diangkat ke jabatan baru sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya menggantikan Kombes Pol Muhammad Iqbal yang dimutasikan sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Posisi Karo SDM Polda Kepri digantikan oleh AKBP Kalingga Rendra Raharja yang sebelumnya menjabat Kabag Dalprs Rosdm Polda Metro Jaya. Sedangkan Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Hadi Purnomo digantikan oleh Kombes Pol Sugeng Sunariyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Sabhara Polda Banten.
Kombes Pol Hadi Purnomo diangkat menjadi Kabag Fasdal Rodal Ops Sops Polri.
Wakapolresta Barelang Polda Kepri AKBP Dwi Suryo Cahyono menjadi Direktur Intel Polda Kepri menggantikan Kombes Pol Suharyono yang dimutasi ke jabatan Analis Kebijakan Madya Bidang Politik Baintelkaam Polri (Dalam Rangka Dik Sespimti 2015).
Sementara itu Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Cornelius Wisnu Adji Pamungkas diangkat sebagai Kapolres Bintan menggantikan AKBP Kristiaji yang dimutasi sebagai KA SPN Polda Kepri. Dalam TR yang dikeluarkan, Kapolri memerintahkan para Kapolda agar meneruskan perintah tersebut pada Pamen Polri agar segera melaksanakan tugas dalam jabatan baru paling lambat 14 hari terhitung mulai tanggal ditetapkan keputusan.
Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono membenarkan TR yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti yang berisi mutasi sejumlah Perwira Polda Kepri. Telegram Rahasia (TR) tersebut bernomor ST/1065/V/2015 dan ST/1067/V/2015 yang ditembuskan ke Menko Polhukam Gubernur Lemhannas, Kepala BIN dan Kepala BNN. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Mendagri Minta Bantuan 15 Ribu TNI-Polri Bersihkan Lumpur Sumatra
-
Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur
-
Bidik Manipulasi Foto Asusila via Grok AI, Bareskrim: Deepfake Bisa Dipidana
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih
-
Gugatan Dikabulkan, Komisi Informasi Pusat Wajibkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi
-
BMKG Rilis Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta Hari Ini
-
Fauzan Ohorella Soroti Kasus Ijazah Jokowi yang Mandek, Polda Metro Jaya Diminta Bertindak Tegas
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru