Suara.com - Seorang lelaki kedapatan menyimpan lebih dari 1.000 butir telur curian di lemari pendinginnya. Si lelaki mencuri telur-telur itu dari pabrik tempat ia bekerja untuk konsumsi sendiri.
Memakan telur-telur curian itu, si lelaki tak sembarangan. Ia menuliskan tanggal di setiap telur yang ia curi agar tahu mana telur yang harus segera dimakan sebelum busuk.
Gu, demikian nama lelaki pencuri telur itu. Lelaki berusia 47 tahun yang berprofesi sebagai penjaga keamanan itu awalnya kepergok polisi menyelundupkan dua tas berisi barang curian keluar dari pabrik tempatnya bekerja di Kota Pinghu, Cina.
Setelah menggeledah rumahnya, polisi menemukan lebih dari 1.00 butir telur di dalam kulkas, termasuk daging, sabun, tisu, dan deterjen dalam jumlah banyak.
"Saya lupa berapa kali saya sudah mencuri. Mungkin ratusan kali. Semua yang ada di rumah saya, hampir semuanya barang curian," kata Gu seperti dikutip Metro.
"Semua orang terkejut karena ternyata si pencuri adalah petugas keamanan," kata seorang juru bicara pabrik tempat Gu bekerja. (Metro)
Berita Terkait
-
Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah
-
Makna Paskah dalam Kehidupan: Lebih dari Sekadar Perayaan
-
Telur Paskah yang Dihias Apakah Boleh Dimakan? Cek 4 Aturan Keamanannya
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP