Suara.com - Beau Biden, putra Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, meninggal dunia setelah bertarung melawan kanker otak yang ia idap.
"Seluruh keluarga Biden amat berduka. Kami yakin bahwa semangat Beau akan tetap hidup di hati kami, terutama istrinya, Hallie, dan kedua anaknya, Natalie dan Hunter," bunyi pernyataan yang disampaikan oleh Gedung Putih.
Beau Biden meninggal pada usia 46 tahun. Mantan penasihat hukum Negara Bagian Delaware masuk rumah sakit Walter Reed Army Medical Center bulan ini untuk menjalani perawatan.
Lelaki yang bekerja di biro hukum Grant & Eisenhofer pada tahun 2015 ini pernah pula terjun ke medan perang Irak bersama satuan Garda Nasional Angkatan Darat Delaware.
Ucapan belasungkawa datang dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
"Ia belajar hukum, seperti ayahnya, bahkan memilih sekolah yang sama. Ia mengabdi sebagai pelayan publik, seperti ayahnya, terjun ke Irak dan menjadi penasihat hukum Delaware," kata Obama.
"Seperti sang ayah, Beau adalah lelaki yang baik, berhati besar, penganut Katholik taat dan beriman, yang membuat perubahan bagi mereka yang ia kenal dan ia hidup di hati mereka.
Joe Biden telah menjadi wakil presiden bagi Barack Obama sejak bulan Januari 2009. Ia paham betul politik AS setelah berpuluh-puluh tahun bergabung dalam Senat AS. (Reuters)
Berita Terkait
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
-
Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur
-
Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
-
Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat
-
KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
-
Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis