Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan agar kader PDI Perjuangan tidak oportunis tapi memiliki ideologi dan dedikasi kepada partai.
"Kepada anda semua yang menyatakan diri menjadi kader partai, saya mohon janganlah kalian jadi kader oportunis," kata Megawati saat berpidato pada peresmian gedung baru DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (1/6/2015).
Menurut Megawati, jika para kader dan masyarakat ingin bergabung ke PDI Perjuangan dipersilakan tapi diharapkan memiliki visi, sikap, dan ideologi.
"Kalau mau bergabung ke PDI Perjuangan silakan, saya terima. Namun, hendaknya semua hal yang sudah saya sampaikan dicamkan dalam diri masing-masing," katanya.
Menurut Mega, PDI Perjuangan terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung menjadi kader partai tapi harus memperhatikan aturan dan persyaratan yang berlaku.
Presiden kelima Republik Indonesia ini berharap, PDI Perjuangan dapat menjadi partai modern seperti partai politik di Amerika Serikat.
"Sepanjang Amerika ada, maka dua partai di sana tetap ada sampai hari ini. Saya harapkan PDI Perjuangan juga akan terus ada," katanya.
Megawati menyadari tidak selamanya akan menjadi ketua umum PDI Perjuangan, tapi partainya harus terus ada.
"Suatu saat saya tidak lagi menjadi ketua umum. Saya harapkan para ketua umum mendatang, memiliki dedikasi seperti yang saya lakukan saat ini," katanya.
Mega menegaskan bahwa hal tersebut perlu disampaikan kepada para kader terutama kader yang belum mengetahui makna di balik pembangunan gedung baru itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
-
Wamenkumham: Aparat Siap Terapkan KUHP Baru, Tantangan Terberat Ada pada Pola Pikir Masyarakat
-
Kapolri Sigit: Perpol Jabatan Polri Bukan Lawan Putusan MK
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
UU HAM Akan Direvisi Setelah 26 Tahun: Benarkah Sudah Usang?
-
Gelang GPS Resmi Dilepas, Suami Tersangka Bela Istri dari Jambret Bernapas Lega Usai Sepakat RJ
-
DPR Gelar Rapat Tertutup, Bahas Anggaran Bareng Menhan dan Panglima TNI
-
Bantah Kena OTT KPK, Eks Wamenaker Noel: Operasi Tipu-tipu
-
Eks Wamenaker Noel Klaim Dapat Info A1: Hati-hati Pak Purbaya Akan Dinoelkan!
-
Prabowo Tidak Peduli Palestina? Kritik Analis Celios soal RI Gabung Dewan Perdamaian