- Hogi Minaya dan Arsita mencapai kesepakatan damai melalui mediasi Restorative Justice di Kejari Sleman pada Senin, 26 Januari 2026.
- Gelang pengawas elektronik (GPS) yang dipasang di kaki Hogi sebagai syarat penahanan kota telah dilepas usai mediasi tersebut.
- Penyelesaian kasus ini berawal dari insiden Hogi Minaya melindungi istrinya dari upaya penjambretan di Sleman pada April 2025.
Suara.com - Raut wajah tegang yang sebelumnya tampak pada Hogi Minaya dan istrinya, Arsita, kini berangsur cair. Pasangan suami istri ini akhirnya bisa bernapas lega setelah proses mediasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman pada Senin (26/1/2026) membuahkan kesepakatan damai melalui Restorative Justice (RJ).
Kelegaan mereka semakin bertambah setelah alat pengawas elektronik atau gelang GPS (Global Positioning System) yang selama ini terpasang di kaki Hogi sebagai syarat penahanan kota, resmi dilepas oleh pihak Kejaksaan.
Penasihat hukum Hogi, Teguh Sri Raharjo, mengonfirmasi bahwa kliennya kini sudah tidak lagi mengenakan alat pelacak tersebut. Pelepasan dilakukan segera setelah pertemuan mediasi selesai.
"Oh sudah. Kalau GPS sudah, sudah. Sudah tadi, sudah dilepas hari ini," kata Teguh ditemui usai medias, Senin siang.
Sementara itu, bagi Arsita, momen ini menjadi titik terang yang sudah sangat dinantikan.
Perempuan yang setia mendampingi suaminya selama proses hukum ini tak henti-hentinya mengucap syukur. Beban pikiran yang selama ini menggelayut perlahan berkurang seiring dilepasnya gelang pemantau dari kaki suaminya.
"Nggih alhamdulillah. Alhamdulillah sudah dilepas GPS-nya, alhamdulillah sudah lega," kata Arista.
Ia mengaku bersyukur harapan terbesarnya agar sang suami bisa segera bebas dari jerat hukum.
"Harapan saya semoga ini segera selesai, yang kami inginkan dari pertama kan terutama kebebasan suami saya, dan semoga ini segera tercapai. Dan ini yang paling penting, paling utama itu," ucapnya.
Baca Juga: Kasus Suami Bela Istri Jadi Tersangka, Dua Belah Pihak Sepakat Tempuh Restorative Justice
Senada dengan sang istri, Hogi Minaya turut mengungkapkan perasaan syukurnya. Kesepakatan untuk menempuh jalur Restorative Justice ini membuatnya merasa jauh lebih tenang.
"Puji Tuhan, alhamdulillah, sudah agak lega dengan restorative justice seperti ini. Mungkin ke depannya lebih lega lagi semua," kata Hogi.
Saat ini, Hogi tinggal menunggu proses administrasi penyelesaian perkara yang sedang dirumuskan oleh tim kuasa hukum kedua belah pihak. Langkah ini diharapkan menjadi penutup dari rangkaian peristiwa yang sempat menyita perhatian publik tersebut.
Sebelumnya diketahui kasus ini mendapat sorotan publik usai Hogi Minaya yang dijadikan tersangka usai berupaya melindungi sang istri Arista Minaya dari dua orang jambret di Sleman pada April 2025 lalu.
Berita Terkait
-
Kasus Suami Bela Istri Jadi Tersangka, Dua Belah Pihak Sepakat Tempuh Restorative Justice
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Apa Penyebab Angin Kencang di Sejumlah Daerah Hari Ini?
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin
-
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang