Suara.com - Menyikapi banyaknya pertanyaan terkait apakah ada keterlibatan Istana Negara dalam acara pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dengan Selfi Ananda, juru bicara keluarga, Anggit Noegroho, menegaskan tak memasukkan unsur Istana dalam kepanitiaan.
Anggit menyatakan tidak ada keterlibatan pejabat negara dalam kepanitiaan pernikahan Selvi-Gibran, baik itu Sekretaris Negara maupun Sekretaris Kabinet maupun dari kantor staf kepresidenan.
"Memang ada beberapa kali pertemuan dilakukan pihak istana dengan otoritas wilayah, seperti Danrem, Kapolresta, dan Wali Kota Surakarta juga dengan otoritas bandara setempat. Namun itu dalam konteks membantu otoritas wilayah dalam prosedur pengamanan dan protokoler tamu-tamu WIB- VVIP yang akan datang di acara pernikahan Selvi-Gibran," katanya.
Anggit mengatakan hal itu sejalan dengan perintah Presiden yang telah mengingatkan untuk tidak melibatkan pejabat negara dalam panitia pernikahan.
"Apalagi acara ini yang punya gawe adalah pihak keluarga Selvi. Kedua calon mempelai juga telah menunjuk wedding organizer untuk mengurusi segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahan mereka," ujarnya.
Sementara itu, soal undangan, kata dia, sebagian sudah didistribusikan.
"Saya sudah dapat info dari panitia, undangan sudah didistribusikan sejak Senin lalu. Diharapkan Jumat atau paling lambat Sabtu pekan ini sudah terdistribusikan semua," kata Anggit. (Wijayanti Putri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi