Suara.com - Kamar hotel berbintang di Solo, Jawa Tengah, telah penuh dipesan oleh para tamu yang akan menghadiri resepsi pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda, pada 11 Juni 2015.
Sejumlah hotel berbintang di Kota Solo mengaku kehabisan kamar pada hari tersebut. Bahkan pada tanggal sebelum dan sesudah hari pernikahan, semua kamar telah habis dipesan, kata Public Relations Officer Lorin Solo Hotel Danik Medikawati kepada wartawan di Solo, Jumat (5/6/2015).
"Dari jauh hari kamar kami sudah banyak dipesan tamu Pak Jokowi. Kebanyakan dari kementerian. Mereka pesan 10 hingga 20 kamar. Ada yang pesan untuk digunakan mulai tanggal 6 Juni. Tapi yang paling ramai tanggal 9, 10, dan 11. Untuk tanggal itu kamar kami sudah habis," katanya.
Menyambut tamu-tamu presiden, pihaknya melakukan beberapa perbaikan fasilitas, baik di dalam maupun di luar kamar. Pengamanan di hotel juga akan ditingkatkan dengan cara mengintensifkan patroli satuan pengamanan internal hotel.
"Menu-menu tradisional khas Solo juga kami sajikan di restoran dan Kampung Ikan," kata Danik.
Persiapan yang sama juga dilakukan The Sunan Hotel Solo. Selain menyiapkan kamar yang akan disinggahi oleh para tokoh dan politikus nasional tamu Jokowi, pengelola hotel juga menyiapkan berbagai menu dan hiburan tradisional khas Solo.
"Kami akan menyambut para tamu dengan suguhan khas Solo. Karena para tamu nanti kan kebanyakan dari luar kota, jadi saat singgah di kota ini, mereka pasti mencari sesuatu yang khas dari Solo," kata Public Relations Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari.
Ia mengaku hotelnya sangat diuntungkan saat hajatan mantu Jokowi. Selain letaknya yang tak jauh dari kediaman dan gedung Graha Saba Buana tempat dihelatnya resepsi pernikahan, hotel bintang empat tersebut juga mempunyai fasitas yang representatif, sehingga menjadi pilihan tamu VVIP maupun VIP.
"Selain menu reguler, kami juga akan siapkan menu tambahan berupa angkringan atau Hik wedangan khas Solo, seperti nasi kucing, wedang jahe dan lain-lain. Ada juga serabi Solo dan musik tradisional siteran. Jadi, sambil menikmati makanan, para tamu juga bisa mendengarkan lagu-lagu tradisional," kata Retno.
Tak hanya itu, oleh-oleh khas Solo berupa onde-onde sembilan rasa juga bisa diperoleh di hotel ini. Selain kulitnya berwarna-warni rasa onde-onde juga sangat renyah. Ada rasa pisang raja, pisang keju, kacang ijo, tape singkong, dan lainnya.
Mendekati hajatan besar putra Presiden Jokowi, Retno mengatakan tidak ada sisa kamar lagi di hotelnya. "Semua kamar sudah habis dipesan untuk tanggal 9, 10, dan 11 Juni dan sembilan puluh persen pemesan kamar di hotelnya merupakan tamu pernikahan Gibran-Selvi. Sedangkan sisanya merupakan wisatawan biasa," terang Retno.
Kondisi serupa juga dialami oleh hotel lainnya seperti Fave Hotel yang berada di Jalan Adi Sucipto. "Untuk tanggal 10, 11, 12 kamar kami sudah penuh. Sebagian besar memang tamu pernikahan mantu Pak Jokowi," kata Dhian Vita Mayasari, Public Relations Officer Fave Hotel.
Ia mengatakan untuk memanjakan para tamu, pihaknya menyiapkan berbagai menu tradisional. "Kami sudah biasa menyediakan menu wedangan khas Solo yang memang menjadi menu andalan kami," jelas Dhian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Senyum Sumringah Pramono Kala Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar
-
KPAI Soal Kisah Aurelie Moeremans: Child Grooming Kerap Tak Terdeteksi karena Minim Pengetahuan
-
Belajar dari Peristiwa Cilincing, DPRD DKI Imbau Warga Mandiri Matikan Sakelar Listrik Saat Banjir
-
Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Rasuna Said Dimulai, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
-
1.541 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Ojol di Kedubes ASMonas
-
Buruh Kembali Demo Besok: Dari Masalah Upah, Tolak Pilkada via DPRD Hingga Copot Wamenaker
-
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158 Ribu Kursi Kereta untuk Libur Isra Miraj
-
Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!
-
KPPPA Respons Pengakuan Aurelie Moeremans soal Child Grooming: Korban Harus Berani Speak Up!
-
Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik