Suara.com - Setelah selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir akhirnya sukses mengalahkan Liu Cheng/Bao Yixin. Jumat (5/6), ganda Indonesia yang biasa disapa Owi/Butet ini menang 21-15, 21-18 sekaligus memastikan tempat di semifinal BCA Indonesia Open 2015.
Tontowi/Liliyana harus bekerja keras menghadapi lawan yang merupakan unggulan lima turnamen ini. Di pertengahan game pertama, Tontowi/Liliyana tertinggal tipis 10-11.
Pasangan ganda campuran Indonesia mampu berbalik unggul 18-14 dan mengunci game pertama 21-15.
Di game kedua, duel berjalan seru. Liu/Bao mampu unggul 3-5 di awal. Ganda Cina itu bahkan mampu unggul di pertengahan game kedua, 7-11.
Seperti di game pertama, Tontowi/Lilyana mampu berbalik unggul saat keadaan 14-13. Dan akhirnya memastikan tiket semifinal usai menutup game kedua 21-18.
Tontowi menjadi wakil kedua Indonesi di babak semifinal BCA Indonesia Open 2015. Sebelumnya, ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda sudah lebih dulu lolos.
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri