Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta dukungan pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, untuk membantu pengungsi Rohingya di Aceh.
"Saat ini masih dalam pemantapan komitmen dalam hal pengasuhan pengungsi Rohingya agar mendapatkan pengasuhan sementara, terutama mereka yang yatim piatu dan hidup sebatang kara," katanya saat mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlul Jannah di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (6/6/2015) malam.
Ia mengemukakan, saat ini terdapat 231 anak pengungsi Rohingya yatim piatu dan hidup sebatang kara.
"Sementara itu, sudah lebih dari 300 pesantren di Banyuwangi juga siap menampung para pengungsi Rohingya," katanya.
Para pengungsi Rohingya, menurut dia, berada di Aceh dan di beberapa daerah lain di Indonesia.
"Daerah-daerah tersebut, secara lisan sudah menyampaikan dan siap menampung para pengungsi Rohingya," katanya.
Namun demikian, baru 13 pesantren yang secara resmi mengirimkan surat ke Kementrian Sosial dan menjamin 100 persen kebutuhan para pengungsi Rohingya itu.
"Selain itu, para pengungsi juga membutuhkan bantuan dalam masalah pengentasan dari trauma, baik dengan metode 'trauma healing' dan 'trauma conseling'," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Ponpes Riyadlul Jannah, Kyai Mahfud menyatakan pihaknya siap mengurus para pengungsi Rohingya.
"Kami siap mengurus, berapapun jumlah pengungsi Rohingya yang akan dititipkan di sini. Namun harus dengan legalitas dan kewarganegaraan yang jelas, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura