Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Patrice Rio Capella menargetkan kemenangan di 100 kabupaten dan kota dalam pemilihan kepala daerah serentak tahap pertama pada 2015.
"Tahun ini kita akan menggelar pilkada serentak di 260 kabupaten dan kota. Hampir setengahnya itu akan menjadi target kita, yah sekitar 100 pilkadalah," ujarnya saat menghadiri Seminar Nasional Fraksi Nasdem MPR-RI di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (7/6/2015).
Patrice Rio Capella mengatakan target 100 kepala daerah yang berasal dari kader Partai Nasdem akan bisa dicapai jika semua pihak bisa bekerja maksimal dalam memenangkan semua usungan partai.
Dia mengungkapkan jika kehadiran Partai Nasdem sejak pertama dideklarasikannya dan setelah mengikuti momentum pemilihan umum 2014 itu berhasil menempatkan Nasdem ini sebagai salah satu partai besar dengan persentase tujuh persen melebihi angka perkiraan.
"Kita partai baru tetapi berhasil mendapatkan hati masyarakat. Kita akan jaga baik-baik dan terus meningkatkannya sehingga Nasdem bisa menatap pemilu 2019 dan keluar sebagai pemenang," katanya.
Menurut dia, para kader Nasdem di daerah saat ini telah bersiap menggelar pilkada. Perekrutan kader yang akan dipersiapkan menjadi calon kepala daerah akan berasal dari dalam dan luar partai tersebut.
Beberapa alternatif telah dipersiapkan untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan itu. Salah satu alternatifnya adalah dengan berkoalisi dengan partai politik lainnya serta memilih figur yang benar-benar punya peluang besar memenangkan pilkada.
"Tetap kita akan berpatokan pada hasil dan jika ternyata surveinya menempatkan figur eksternal berada diurutan pertama dan urutan kedua dari kader internal maka Nasdem pasti akan mengupayakan untuk memaketkan mereka. Ini adalah salah satu upaya yang kita lakukan," katanya.
Menanggapi keluhan dari sejumlah kader di 11 kabupaten, Sulsel yang terancam tidak akan diusung dalam pilkada karena hasil surveinya kalah bersaing dengan figur lainnya, dia tidak ingin berspekulasi mengenai hal itu.
"Kita belum memutuskan dan belum ada bakal calon yang mendapat rekomendasi DPP. Semuanya tergantung hasil survei," katanya.
Dia mengatakan, proses pemberian rekomendasi usungan terhadap bakal calon harus melalui banyak pertimbangan dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh partai Nasdem.
Salah satu persyaratan untuk bisa diusung dalam pilkada, seorang kader atau figur harus memiliki tingkat popularitas atau keterpilihan yang tinggi sebagai awal pintu masuk dalam mendapatkan rekomendasi itu.
"Yang jelas, kalau tingkat surveinya sesuai yang dipersyaratkan, maka peluang untuk diusung akan sangat besar. Ini adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh semua bakal calon," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Fraksi Partai Nasdem Dukung Pilkada Lewat DPRD: Sesuai Konstitusi dan Pancasila
-
Soal Pemberian Gelar Pahlawan, Surya Paloh Ucapkan Selamat Kepada Keluarga Besar Pak Harto
-
Politikus Nasdem Rajiv Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR, KPK Pastikan Bakal Panggil Ulang
-
Menghilang Usai Penjarahan, Ahmad Sahroni Siapkan Kejutan Pada 10 November?
-
Ahmad Sahroni Akhirnya Muncul Lagi dan Kini Bertemu Bro Ron, Ada Isyarat Kejutan: Bakal Gabung PSI?
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan