Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin menjadikan Ibu Kota sebagai pusat wisata. Lelaki yang akrab disapa Ahok mengatakan ke depan Pemerintah Provinsi Jakarta akan membuat beberapa gebrakan untuk merealisasikan rencana.
"Jakarta ini bisa jadi kalender wisata. Jadi kita pengen juga nanti ada Jakarta great sale. Jadi kita pengen betul-betul orang ingin nikmatin diskon besar-besaran, mau lihat parade-parade, mau lihat kegiatan-kegiatan, datengnya ke Jakarta," kata Ahok saat menghadiri acara Jakarnaval di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2015).
Salah satu kendala yang dihadapi untuk merealisasikan rencana tersebut, kata mantan Bupati Belitung Timur, minimnya transportasi massal di Jakarta.
"Memang seharusnya kita harus menyiasati dengan pelayanan transportasi massal yang baik," katanya.
Tapi, Ahok tidak menyerah. Ia mengaku akan secara bertahap menambah armada bus gandeng untuk mengakomodir masyarakat yang ingin menikmati acara-acara yang digelar Pemprov DKI.
"Bulan Juni ini akan datang secara bertahap bus-bus gandeng. Jadi kita usahakan enggak impor, kalau pun lambat tapi karoseri dalam negeri. Makanya bulan ini kita akan terima 20 Scania yang gandeng. Nah terus setiap bulan akan dateng-dateng terus sampai tahun depan dia produksi," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
3 Destinasi Wisata Favorit di Pulau Lantau Hong Kong untuk Liburan Imlek saat Musim Hujan
-
Pesona Wisata London di Sepanjang Sungai Thames
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
Australia Barat, Destinasi Liburan Keluarga yang Nyaman untuk Semua Generasi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem