Dia menambahkan, hampir setiap hari masyarakat Denpasar mendatangi rumah Angeline untuk mengucapkan bela sungkawa dan mendoakan Angeline.
Tak jarang masyarakat membawa karangan bunga, atau seikat mawar. Selain bunga, ada juga yang membawa boneka, sepertiboneka beruang, hello kity, boneka doraemon dan masih banyak boneka lainnya.
Setiap orang yang datang biasanya menyalakan lilin untuk Angeline. "Hampir setiap hari tidak pernah sepi, setiap menit ada yang mampir. Mulai pagi subuh itu sudah ada yang datang cuma sekedar mengantarkan minuman dan makanan ringan. Dia doa dulu kemudian pergi, setiap hari kami berjaga seperti itu,"ungkap si petugas yang bertugas menjaga rumah Angeline.
Rumah itu masih diberi garis polisi. masyarakat dari berbagai kalangan, seperti artis, para menteri, politikus meupun pengusaha memberikan rasa simpati dan turut berduka cita kepada Angeline.
Di depan rumah Angeline yang berada di jalan Sedap Malam nomer 26 itu terdapat pohon beringin besar dengan rerantaian mengelantung hingga bawah. Selain itu, terdapat pura, yang hampir setiap hari didatangi oleh masyarakat untuk sembahyang. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover