Suara.com - Sebuah video propaganda baru kelompok radikal ISIS beredar. Dalam video itu diperlihatkan cara ISIS melatih generasi mudanya untuk siap perang.
ISIS melatih generasi mudanya dengan melakukan pertarungan satu lawan satu di sebuah 'kandang' baja. Di dalam ring berbentuk lingkaran itu, mereka diadu. Mereka dipaksa berkelahi.
Dalam video sepannjag 7 menit itu menunjukkan anak-anak tengah bergulat. Sementara komandan ISIS yang bersenjata terus mendorong mereka untuk bertarung.
Selain itu, ada juga yang berlatih menghancurkan batu dengan kepala. Meraka terlihat dilatih ala militer. Salah satunya dengan cara diinjak-injak di lantai.
Pengamat intelijen Anthony Glees mengatakan video itu sengaja dibuat untuk menarik anggota baru. Terutama dari negara barat, Amerika Serikat dan Eropa.
"Ini adalah aksi memuakkan dan mendirong anak-anak untuk brutal. Hal ini dirancang untuk menarik ibu dan ayah, tetapi anak-anak juga menjadi target," Glees.
Analis lainnya, Steve Emerson menjelaskan anak-anak menjadi sasaran termudah untuk mengajak mereka masuk. Sebab anak-anak mudah dipropaganda.
"Tujuan mereka adalah untuk membangun kembali kelompok Islam di kalangan mereka," jelas dia. (Daily Mail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar