Suara.com - Kelompok Radikal ISIS kembali menghancurkan situs bersejarah dunia. Kali ini dia menghancurkan situs di Kota Palmyra, Suriah.
Di sana terdapat warisan dunia yang dilindungi UNESCO. Demikian pernyataa pejabat seperti dilansir Guardian, Minggu (21/6/2015).
Kepala Situs Bersejarah Suriah, Maamoun Abdulkarim mengatakan ISIS meletakkan ranjau dan bahan peledak di reruntuhan Yunani-Romawi di Palmyra. Peledak itu diletakkan sejak Sabtu (20/6/2015).
"Tidak diketahui apakah tujuannya untuk meledakkan reruntuhan atau untuk mencegah pasukan rezim masuk ke kota," kata Direktur Observatorium, Rami Abdel Rahman.
Dia mengatakan pasukan rezim sebelumnya meluncurkan serangan udara dari Palmyra sejak tiga hari terakhir. Serangan itu menewaskan sedikitnya 11 orang.
"Dalam beberapa hari terakhir mereka telah membawa bala bantuan dan mereka merencanakan sebuah operasi untuk merebut kembali Palmyra," tambahnya.
Sebuah sumber politik Suriah menyatakan seorang komandan tentara Suriah dikirim ke wilayah tersebut untuk mengatur serangan. Tujuannya untuk merebut kembali Palmyra. Sumber itu mengatakan kepada AFP.
"Kami memiliki informasi awal dari warga. Mereka mengatakan ini benar, mereka telah meletakkan ranjau di lokasi candi," kata sumber itu kepada AFP.
Sebelum perang Suriah, lebih dari 150.000 wisatawan mengunjungi Palmyra setiap tahun. Mereka mengagumi patung-patung yang indah. Desember lalu PBB melaporkan hampir 300 situs warisan budaya di Suriah, termasuk Palmyra, telah hancur, rusak dan dijarah. (Guardian)
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri