Suara.com - Puluhan pedagang peserta Pesta Rakyat Jakarta di Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2015) siang, mendatangi Balai Kota Jakarta untuk menemui Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat. Dulu, acara tersebut diresmikan oleh Djarot.
Kedatangan para pedagang untuk meminta pertanggungjawaban Djarot karena mereka rugi besar.
Mengetahui hal tersebut, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama membela Djarot. Basuki atau yang kerap disapa Ahok menegaskan pedagang tidak boleh menyalahkan Djarot yang sebenarnya punya niat baik membantu pedagang.
"Mana bisa nyalahin Pak Djarot sih. Pak Djarot juga baik hati. Pak Djarot ketipu saja, dia kan nerbitin surat dukung. Pak Djarot niatnya pengen bantu rakyat kecil PKL dibantu," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.
Lalu, Ahok menyarankan pedagang untuk menggugat pengelola PT. Pradana Gransindo Convex sebagai penyelenggara PRJ Senayan.
"Ya penyelenggaranya dong yang digugat. Harus menggugat lapor polisi harusnya bukan Pak Djarot," kata Ahok.
"Saya bilang ke Pak Djarot, Jakarta nggak bisa tuh mas. Jakarta mesti banyak suudzon-nya karena tukang tipu dan sandiwaranya terlalu banyak. Pak Djarot sudah bilang kita tahun depan nggak ada kayak gituan," Ahok menambahkan.
Sejak awal, acara yang sedianya diadakan dalam rangka menyambut HUT Jakarta ke 488 memang sudah menimbulkan polemik lantaran Djarot memberikan izin penyelenggaraan PRJ Senayan. PRJ Senayan dilakukan berbarengan dengan Pekan Raya Jakarta di Kemayoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek