Suara.com - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Serda Joko Purwanto (25), anggota TNI AU asal Maron, RT 22, RW 10, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah. Joko merupakan satu dari 12 prajurit yang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Hercules di Medan, Sumatera Utara.
Keluarga hingga sore ini, Rabu (1/7/2015), masih menunggu kedatangan jenazah yang dikabarkan akan tiba di rumah duka hari ini.
Menurut Andreas, juru bicara keluarga, belum diketahui kapan jenazah Joko sampai di rumah. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, jenazah sudah teridentifikasi sehingga dapat segera dipulangkan dari RSUP Medan.
"Joko Mulyanto kakak almarhum sudah ada di Medan menjemput jenazah adiknya. Informasinya hari ini sudah teridentifikasi dan bisa dibawa pulang,” kata dia.
Tewasnya anak kedua pasangan Zaiman (53) dan Sami (50) tersebut memukul keluarga besar. Pasalnya, belum hilang kebanggaan dan kebahagiaan yang dirasakan keluarga setelah Joko dilantik menjadi anggota TNI tiga tahun lalu.
Maklum saja, alumni SMA Negeri 2 Sragen tersebut memang telah berjuang keras agar diterima sebagai anggota TNI.
“Sejak lulus SMA pada 2008 lalu sudah lima kali mengikuti ujian seleksi masuk TNI dan baru diujian kelima dia akhirnya baru berhasil lolos dan diterima masuk angkatan darat,” kata Andreas.
Joko sendiri dikenal keluarga sebagai anak yang gigih dan pekerja keras, bahkan sembari menunggu masa pendaftaran dan seleksi yang ia ikuti di Jakarta, ia sempat bekerja di bengkel las milik pamannya di Pondok Gede, Jakarta.
”Saat masih sekolah dia juga tidak segan ikut orang tuanya kerja bangunan dan ngaspal jalan,” katanya.
Hercules C-130 tipe Alfa nomor registrasi 1310 jatuh di dekat pemukiman penduduk Jalan Jamin Ginting, Simpang Kuala, Medan, jam 11.48 WIB kemarin. Sebanyak 113 orang meninggal seketika, mereka terdiri dari 12 prajurit dan 101 penumpang. Sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian juga mengalami luka bakar. (Wijayanti Putri)
Berita Terkait
-
Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru