Suara.com - Dari 600 pendaftar calon pimpinan KPK, sekarang sudah mengerucut menjadi 149 pendaftar. Nanti akan diperas lagi sampai benar-benar ditemukan orang yang tepat memimpin lembaga antirasuah.
Untuk mencapai angka tersebut, kata juru bicara Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Betty Alisjahbana tidak mudah menyeleksinya.
"Pertama, kita baca CV dari para pendaftar. Satu CV dibaca dua orang anggota. Jadi anggota pansel dibagi empat. Dua orang bahas satu CV untuk dibahas ke Pleno," kata Betty usai diskusi di Cikini, Menteng, Jakarta, Minggu (5/7/2015).
Dia menambahkan penyeleksian tahap awal agak berbeda dengan sebelum penyeleksian calon pimpinan KPK sebelumnya. Kata dia, bila sebelumnya hanya diperiksa sebatas masalah adminitrasi, kali ini juga dilihat latar belakang pengalaman calon dengan kecocokan jabatan pimpinan KPK.
"Bagaimana pekerjaannya sebelumnya, seberapa besar dan signifikan sehingga dilihat lompatannya terlalu jauh atau nggak. Lingkup seberapa besar yang pernah dikelola. Supaya loncatnya nggak kejauhan (langsung memimpin KPK). Apalagi tantangan KPK seperti sekarang," kata dia.
"Jadi, dia punya pengalaman apa, apakah relevan dengan tugas KPK?" tambah Betty.
Lolos tahapan itu, selanjutnya para calon akan masuk ke tahap tes obyektif. Tes ini, sambungnya, akan dilangsungkan pada 8 Juli 2015.
Setelah di tahapan ini lulus, kata Betty, akan ada tes lanjutan yaitu makalah. Dari sini kemampuan calon akan ketahuan. Para kandidat akan diminta membuat strategi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang pernah dimasukkan di dalam dokumen pendaftaran.
"Dari situ akan dilihat pemahaman tentang korupsi, itu bisa dilihat disitu. Masalah integritas juga bisa dilihat dari situ," ujarnya.
Betty mengungkapkan para punya berbagai motivasi mendaftar menjadi pimpinan KPK. Karena itu, perlu ditelisik lebih jauh.
"Tinggal kita lihat konsistensinya. Baik dari makalah, dan penelusuran orangnya. Apakah dia konsisten membela pemberantasan korupsi atau zig zag. Karena tugas pansel adalah memilih pimpinan KPK terbaik, yang mana yang punya niat yang baik, kompetensi yang baik," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Usul Jabatan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode: Demi Cegah Korupsi atau Intervensi Politik?
-
KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?
-
Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial
-
Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada
-
Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK
-
Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana
-
Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral
-
KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba
-
MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan