News / Metropolitan
Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB
Ilustrasi rumah terbakar. (Pexels/Vladimir Shipitsin)
Baca 10 detik
  • Sebuah rumah dan usaha kusen di Jalan Mangga, Koja, Jakarta Utara, terbakar hebat pada Selasa pagi, 14 Juli 2026.
  • Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api seluas 70 meter persegi tersebut setelah mengerahkan lima unit mobil pemadam.
  • Insiden yang diduga akibat korsleting listrik ini mengakibatkan kerugian materiil bagi pemilik rumah hingga mencapai Rp200 juta.

Suara.com - Warga di kawasan Jalan Mangga, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dikejutkan oleh suara ledakan keras pada Selasa (14/7/2026)) pagi.

Ledakan tersebut rupanya menjadi awal petaka yang menghanguskan sebuah bangunan rumah tinggal sekaligus tempat usaha kusen kayu.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melaporkan bahwa kobaran api muncul sesaat setelah suara ledakan terdengar oleh penghuni rumah.

“Berdasarkan keterangan penghuni, mereka mendengar suara ledakan dan saat diperiksa api sudah membesar,” ujar Kasiops Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, di Jakarta, Selasa.

Kronologi Pemadaman

Melihat api yang cepat merambat, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Laporan masuk ke pos Gulkarmat pada pukul 05.38 WIB. Tak butuh waktu lama, tim langsung meluncur ke lokasi dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 05.43 WIB.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 25 personel dikerahkan untuk berjibaku menjinakkan si jago merah di area padat tersebut. Setelah hampir satu jam berjuang, petugas akhirnya berhasil menguasai keadaan.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan,” kata Gatot. (Antara)

Baca Juga: Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 06.35 WIB.
Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Gatot menjelaskan bahwa objek yang terbakar memiliki luas sekitar 70 meter persegi.

Selain bangunan rumah, api juga melahap tempat usaha pembuatan kusen kayu yang berisi material mudah terbakar, sehingga api sempat berkobar hebat.

Akibat insiden ini, pemilik rumah harus menelan kerugian materil yang ditaksir mencapai angka Rp200 juta. Terkait penyebab pasti kejadian, dugaan kuat mengarah pada masalah instalasi listrik.

“Untuk dugaan awal dan dari keterangan saksi kebakaran ini dipicu korsleting listrik,” pungkas Gatot.

Load More