- Program MBG kembali berjalan pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 setelah masa libur selesai.
- BGN mewajibkan sajian protein hewani guna menjamin kebutuhan gizi seimbang serta mendukung tumbuh kembang seluruh siswa.
- Pihak pengelola meningkatkan pengawasan dan memberdayakan pangan lokal untuk menunjang kualitas program serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali bergulir bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 setelah sempat terhenti selama 18 hari masa libur.
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan kualitas menu tetap menjadi prioritas, dengan memastikan protein hewani hadir secara konsisten dalam makanan yang diterima peserta didik.
Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan setiap menu MBG harus mampu memenuhi kebutuhan gizi anak secara lengkap dan seimbang guna mendukung tumbuh kembang mereka.
"Menu berbahan protein hewani, termasuk daging, perlu diupayakan tersedia secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan standar keamanan pangan, kecukupan gizi, dan ketersediaan bahan baku di masing-masing daerah," kata Trenggono dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Selain memastikan kualitas menu, Trenggono mengingatkan seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra pelaksana agar menjalankan program sesuai standar operasional.
Mereka diminta aktif melakukan pendampingan saat monitoring, membangun komunikasi rutin dengan sekolah, serta menghimpun masukan dari kepala sekolah, guru, siswa, dan penerima manfaat sebagai bahan evaluasi penyusunan menu.
Menurutnya, BGN terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala di berbagai daerah agar pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai target.
Pada hari pertama pelaksanaan MBG setelah libur sekolah, Trenggono bersama Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati juga meninjau langsung pelaksanaan program di sejumlah sekolah dan dapur SPPG di Jakarta Pusat.
Lokasi yang dikunjungi meliputi SDN Cikini 01, SDN Cikini 02, SMA Muhammadiyah 1, SPPG Menteng Pegangsaan 1, serta SPPG Johar Baru Kampung Rawa 2.
Baca Juga: Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
Trenggono menambahkan, manfaat MBG tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.
"Kita perlu memanfaatkan buah-buahan lokal yang kualitasnya yang berkualitas, mengurangi ketergantungan pada bahan baku produksi pabrikan, serta mengutamakan pasokan dari UMKM. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga oleh petani, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitar," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan