- Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, rusak berat akibat tertabrak alat berat pada Selasa dini hari.
- Kelalaian pengemudi truk towing yang menggunakan ponsel saat berkendara menyebabkan kesalahan perhitungan tinggi muatan terhadap jembatan tersebut.
- Insiden kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan kerusakan konstruksi jembatan yang serius, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Suara.com - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah setelah dihantam muatan alat berat yang diangkut sebuah kendaraan towing pada Selasa (14/7/2026) dini hari.
Insiden tersebut diduga dipicu kelalaian pengemudi yang bermain telepon genggam hingga salah memperhitungkan tinggi muatan yang dibawanya.
Berdasarkan foto yang beredar, alat berat tersebut berada di atas kendaraan towing dan tersangkut tepat di bagian bawah JPO.
Benturan tersebut membuat sejumlah bagian pelindung jembatan robek dan melengkung, sementara kendaraan berhenti di tengah ruas jalan dengan area sekitar dipasangi pembatas lalu lintas untuk mengamankan lokasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menjelaskan, kendaraan towing bernomor polisi B 9077 UFU melintas di Jalan Kapten Tendean sambil mengangkut alat berat.
Pengemudi sebenarnya mengetahui keberadaan JPO di jalur yang dilaluinya. Namun, saat itu perhatiannya diduga teralihkan karena sedang fokus pada telepon genggam sehingga tidak memperhitungkan batas maksimal ketinggian muatan.
"Akibat tidak memperhitungkan ketinggian maksimal dengan ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak cukup parah," tulis BPBD DKI Jakarta dalam keterangannya.
Insiden tersebut menyebabkan konstruksi JPO di Jalan Kapten Tendean mengalami kerusakan cukup serius. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pendataan, mengamankan area sekitar JPO, dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi
-
Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?
-
45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok
-
Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya
-
Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal
-
Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas
-
Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen
-
Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid
-
Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz
-
Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi