Suara.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta warga yang melintas di Jalan Tol Cipali untuk waspada terhadap keberadaan hewan liar seperti musang dan babi hutan.
"Kecelakaan yang dialami pengendara katanya juga disebabkan oleh hewan yang melintas di jalan tol tersebut seperti musang dan babi hutan. Makanya kemarin saya cek ke sana bersama teman-teman DPR," kata Deddy Mizwar, di Gedung DPRD Jabar Kota Bandung, pekan lalu.
Ia menilai wajar keberadaan hewan liar di jalan tol itu karena sebelumnya lokasi tersebut merupakan habitat dari hewan-hewan itu sehingga walaupun sudah berubah menjadi jalan tol tapi hewan tersebut masih lalu lalang akibat pencahayaan yang kurang di malam hari.
"Kalau dilepas (hewan liar) saya tidak tahu ya. Namun konflik dengan masyarakat sudah bisa dtangani karena duitnya ada di pengadilan. Tapi karena menjelang Lebaran maka semua pengen cepat dapat duit," kata dia.
Ia menuturkan dari hasil kunjungannya ke Jalan Tol Cipali ada sejumlah kekurangan seperti jumlah rambu lalu lintas dan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih minim.
"Padahal, fasilitas-fasilitas pendukung sangat dibutuhkan pengguna tol demi meminimalisir kecelakaan. Beberapa rambu perlu ditambah, PJU-nya juga," ujar dia.
Menurut dia, keberadaan rambu lalu lintas dan PJU itu diperlukan untuk mengingatkan pengendara seperti soal batas kecepatan kendaraan dan rambu interchance agar pengendara tidak tersesat.
Jalan Tol Cipali yang memiliki enam pintu gerbang keluar yakni Cikopo, Subang, Cikedung, Kertajati, Palimanan dan Sumberjaya dengan jarak antar gerbang berkisar 20 kilometer.
"Selain soal rambu, yang jadi catatan adalah jumlah JPU yang masih terbatas. Sehingga wajar banyak terjadi kecelakaan. Dan saya sengaja pulang malam lewat sana untuk lihat langsung ketersediaan JPU. Tapi kalau mudik pasti terang karena ramai-ramai," kata dia.
Sementara itu, lanjut dia, untuk fasilitas penunjang lainnya di Jalan Tol Cipali seperti rest areanya sudah bagus.
"Untuk rest area sudah bagus. Jadi untuk mushola, WC dan ketersedian air bersih. Air bagus, WC juga ada yang duduk dan jongkok. Tapi, perlu ada plastik di tempat buang air kecil pria untuk menghalangi cipratan dari najis," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Definisi Lupa Istri! Kejadian Pemudik Ditinggal Suami di Rest Area KM 130 Tol Cipali
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!