News / Metropolitan
Selasa, 07 Juli 2015 | 11:45 WIB
Sepeda motor milik driver Gojek tengah mangkal di Jakarta Selatan [suara.com/Bowo Raharjo]

"Kalau benar ada tindakan kekerasan dan ancaman, kami menyediakan tim spesial satgas yang langsung turun ke lapangan untuk nangani masalah," kata Nadiem.

Satgas, kata Nadiem, akan diterjunkan untuk menangani apabila ada masalah di lapangan.

"Kita redakan tensi-tensi yang ada, kita turun ke lapangan langsung jelasin kalau Gojek bukan bermaksud untuk berkompetisi dengan mereka," katanya.

"Kalau ada tindakan fisik, kita akan langsung serahkan ke pihak yang berwajib," Nadiem menambahkan.

Nadiem mengungkapkan saat ini secara bertahap tukang ojek yang biasa mangkal bergabung dengan Gojek. Sejauh ini, di Jabodetabek, Surabaya, dan Bali, sudah ada 10 ribu driver atau tukang ojek.

"Yang media nggak tahu itu, setelah banyak tensi, ojek pangkalan ramai-ramai datang ke kita minta gabung ke Gojek. Ini satu hal yang perlu diketahui," kata Nadiem.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Walau Dianggap Maling, Banyak Orang Mau Gabung Gojek

Banyak Dimusuhi, Begini Siasat Pengemudi Go-jek

Pengemudi Gojek Ini Simpan Foto Penumpang Cantik

Galau Ganti Kelamin, Caitlyn Jenner Kirim Surat Terbuka

Tebak, Berapa Usia Perempuan Cantik Ini?

Tag

Load More