News / Nasional
Selasa, 07 Juli 2015 | 16:06 WIB
Rumah penyidik KPK Afif Julian Miftah yang mendapat ancaman teror di Bekasi. [suara.com/Tri Setyo]

Suara.com - Kapolres Kota Bekasi Komisaris Besar Daniel Bolly Tifaona meminta penyidik KPK Afif Julian Miftah terbuka terkait teror yang diterima Afif di rumahnya, Jalan Anggrek Blok A, Nomor 160, Perumahan Mediterania Regency, Kelurahan Cikunir, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

"Dia harusnya bercerita karena kami kan pasti menanyakan itu," kata Daniel, Selasa (7/7/2015).

Informasi lengkap Afif diperlukan untuk membantu menemukan pelaku dan motif teror. Ada dugaan, teror tersebut terkait dengan kasus korupsi yang sedang ditangani Afif.

Daniel mengatakan penyidik Polresta Bekasi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang diperoleh dari kamera pengintai.

Dari CCTV terlihat pelaku yang meletakkan kotak di depan rumah Afif berjumlah dua orang. Satu orang memiliki tinggi badan sekitar 170 sentimeter, berperawakan kurus, kulit sawo matang, dan berjenggot. Sementara satu orang lagi memiliki tinggi badan sekitar 168 sentimeter, berperawakan kurus, muka tirus dan berkulit sawo matang.

Polresta Bekasi dibantu Mabes Polri, saat ini masih mengembangkan penyelidikan.

"Belum ada perkembangan signifikan. Kami masih terus melakukan lidik," ujar dia.

Afif merupakan penyidik dari Polri. Dia merupakan satu dari sebelas penyidik kepolisian yang keluar dari Polri bersamaan dengan Novel Baswedan.

Load More