News / Metropolitan
Selasa, 07 Juli 2015 | 16:27 WIB
Gedung MNC Tower di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - ‎Lubang kecil pada kaca lantai 8 gedung MNC Center yang sebelumnya diduga bekas tembakan dari peluru senjata api ternyata salah. Setelah diselidiki, pecahan kaca itu disebabkan karena benturan gondola dengan kaca gedung.

Sekuriti MNC Tower, Opi Waliadi, Selasa, (7/7/2015) mengaku, orang yang berada di dalam gedung tidak ada yang mendengar suara tembakan. ‎Lubang yang terdapat pada kaca itu karena benturan alat pembersih kaca.

"Saya tidak mendengar ada suara ledakan seperti tembakan. Kaca itu hanya berlubang kecil, tapi itu bukan karena tembakan. Tapi karena benturan benda," ujar Opi dalam perbincangan dengan Suara.com.

Polisi pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pengamatan Suara.com di lokasi, suasana gedung MNC Tower itu kembali normal. Aktifitas sudah berjalan seperti semula.‎

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Jakarta Pusat Hendro Pandowo menegaskan kalau peristiwa itu bukanlan penembakan, melainkan hanya benturan gondola dengan kaca gedung.

Saat dihubungi suara.com, Hendro memastikan kalau pecahan kaca di gedung tersebut adalah benturan ancara kaca dan gondola.

“Sudah kami periksa dan identik kalau bentuk pecahan kaca mirip dengan gondola, perkembangan terakhir tidak ada penembakkan,” katanya melalui sambungan telepon, Selasa (7/7/2015).

Dia juga memastikan kalau dalam pemeriksaan sementara polisi tidak ditemukan bekas pecahan peluru di lantai tersebut.

Gedung MNC Financial Center terletak satu kompleks dengan MNC Tower di Jl Kebon Sirih. Gedung ini menjadi pusat kantor keuangan grup MNC seperti manajemen aset, multifinance, asuransi umum, asuransi jiwa, sekuritas dan bank.

Load More