Suara.com - Jajaran Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih menyelidiki kasus dugaan keracunan puluhan buruh PT Ling Fortune Cibadak. Puluhan buruh mengalami keracunan pada Jumat (10/7/2015) malam.
"Kami sudah mengambil contoh makanan catering seperti nasi, telur, tahu dan tempe yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini," ujar Kapolsek Cibadak, Kompol Undang Deddy, di Sukabumi, Sabtu (11/7/2015).
Menurut Deddy, informasi dari buruh, mereka mengalami mual, pusing dan muntah setelah menyantap hidangan yang disediakan perusahaan untuk berbuka puasa. Karena jumlah buruh yang keracunan terus bertambah, mereka dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk menjalani perawatan medis.
Kini sebagian buruh yang menjadi korban keracunan makanan sudah diizinkan pulang. Hanya beberapa buruh saja yang masih menjalani pengobatan karena kondisinya masih lemah akibat dehidrasi.
Sementara, salah seorang buruh yang mengalami keracunan, Rini mengatakan, awalnya dia hanya merasa mual dan pusing setelah makan hidangan yang disediakan perusahaan tempat dirinya bekerja. Setelah itu, lanjut dia, dirinya harus bolak balik ke kamar mandi karena diare.
"Saya sempat tidak sadarkan diri dan tahu-tahu sudah ada di rumah sakit, tapi saat ini kondisi saya sudah mulai membaik walaupun masih sedikit pusing," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Kembali Terjadi, BGN Janji Benahi Sistem Pengawasan
-
Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Bertambah, Total 345 Orang
-
Misteri Keracunan 1.315 Siswa Terpecahkan: BGN Temukan Kadar Nitrit Hampir 4 Kali Lipat Batas Aman
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya
-
Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan