Suara.com - Kelompok ISIS dikabarkan melarang umat Islam melakukan salat Ied pada perayaan Idul Fitri di Mosul, Irak. Dalam laporan yang dilansir kantor berita Kurdi, Rudaw, ISIS mengklaim bahwa salat Ied bukan bagian dari kepercayaan yang mereka anut.
Ismat Rajab, pejabat dari Partai Demokratik Kurdistan (KDP), kepada Rudaw, mengatakan bahwa ISIS sudah memperingatkan warga di kota Mosul untuk tidak salat Ied pada hari Idul Fitri.
"Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan bukanlah praktik Agama Islam yang sesungguhnya," kata ISIS seperti dikutip Rajab.
Pernyataan ISIS ini tentu berbeda dengan kepercayaan jutaan umat Islam di seluruh dunia.
Sejak ISIS menguasai Mosul tahun lalu, mereka memberlakukan peraturan ketat dan hukuman berat bagi mereka yang berani melanggar. (Al Arabiya)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Bocah Perempuan Tujuh Tahun Ditemukan dalam Rumah Penuh Sampah
David Beckham Bikin Penonton Tenis Wimbledon Bersorak, Ada Apa?
Ziarah Makam Muslim Bosnia, PM Serbia Dilempari Batu
Mengapa Kapal Sering Alami Gangguan di Pulau Jabuka?
Kenakan 12 Lapis Pakaian, James McElvar Pingsan di Pesawat
Tag
Berita Terkait
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak
-
Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat
-
Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar
-
KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar
-
Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
-
Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?
-
Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
-
Polisikan Ade Armando dan Abu Janda, Advokat Maluku Bawa Bukti Pelintiran Video JK
-
Konflik Berdarah di Gurdwara Moers Jerman, 11 Orang Luka Parah Rebutan Duit Kuil