Suara.com - PPP hasil Muktamar Surabaya dari kubu Romahurmuziy (Romi) berharap PPP kubu Suryadharma Ali (SDA) dan Akhmad Ghazali Harahap tidak mengajukan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) yang mengabulkan banding dari Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasona H Laoly dan Pengurus PPP yang dipimpin Romahurmuziy (Romi), pada Jumat (10/7/2015).
"DPP PPP mengimbau kepada saudara Suryadharma Ali dan Akhmad Ghazali Harahap melakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung," kata Kuasa hukum PPP Lutfie Hakim dalam jumpa persnya di Kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2015).
Supaya, sambungnya, seluruh kader PPP bisa bersatu lagi dan bisa melakukan konsolidasi menjelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang.
Selain itu, dia meminta supaya Djan Faridz dan Achmad Dimyati Natakusumah untuk berhenti melakukan upaya pecah belah PPP yang dilakukan dengan membentuk pengurus tandingan.
Dia juga menekankan, Djan Faridz dan Achmad Dimyati Natakusumah tidak memiliki legalitas apa pun terhadap PPP. Sebab, Djan Faridz tidak terlibat dalam perselisihan PPP ini.
"Dalam kasus PPP tidak ada nama Djan Faridz dan Achmad Dimyati Natakusumah sebagai pihak bersengketa. Yang bersengketa adalah, Suryadharma Ali dan Akhmad Ghazali Harahap melawan MenkumHAM, dan DPP PPP," kata Lutfie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi