Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 2 Juli hingga 16 Juli 2015 menyelenggarakan operasi pasar untuk menekan harga kebutuhan dapur menjelang Lebaran.
"Kita akan operasi pasar, kita masih punya stok (daging di) Dharma Jaya kira-kira 70 ton. Kita akan lepas kira-kira Rp85 ribu sampai Rp89 ribu mungkin. Tergantung wilayahnya. Kita akan lepasin di pasar-pasar kita," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/7/2015).
Ahok berharap stok bahan pangan pokok yang dimiliki PD. Dharma Jaya cukup untuk memenuhi permintaan warga.
"Kita nggak mau lagi operasi pasar gelontorin berapa ratus atau puluh ribu ton beras, yang beli nggak jelas. Makanya ini yang saya bilang kita pengen tahun depan stok di Dharma Jaya ini lebih besar lagi. Baru bisa melawan semacam importir daging-daging sapi utuh itu lho," kata Ahok.
"Dia masuk bisa jual mahal. Kalau kita bisa antisipasi kan beda. Pengalaman kita inflasi bulan ini oke loh sebenarnya. Juni-juli ini dalam empat tahun terakhir paling rendah hanya 0,3. Kemarin kita lakukan operasi pasar dan dicatet siapa yang beli," Ahok menambahkan.
Sistem pembayaran dalam operasi pasar tahun ini menggunakan e-money.
Mantan Bupati Belitung Timur mengatakan sistem baru ini akan membuat para spekulan tidak bebas menjual sembako dengan harga tinggi.
"Kalau dengan orang yang beli jelas saya kira ini akan membuat para pemain spekulan mikir. Sama kayak daging, kalau kita gelontorkan Rp85 ribu kamu (spekulan) jual Rp100 ribu kan nggak mau beli. Nah itu yang kita lakukan," kata Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris