Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dan meninjau kondisi korban kerusuhan di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua.
Mensos didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dalam kunjungannya ke Tolikara melihat langsung lokasi kebakaran dan kondisi warga yang mengungsi.
Dia mengatakan sejumlah bantuan untuk para pengungsi sudah diserahkan terutama kebutuhan dasar dan permakanan.
"Kita memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi," katanya di Tolikara, Papua, Selasa (21/7/2015).
Usai meninjau kondisi pengungsi, Mensos menjenguk salah seorang korban kerusuhan yang mengalami luka tembak dan dirawat di RSUD Karubaga.
Kepada korban, Mensos menyerahkan santunan sebagai bentuk perhatian pemerintah.
Dia mengatakan komunikasi cukup intensif dilakukan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kapolri terkait kondisi warga yang mengungsi.
Selain memastikan kebutuhan dasar mereka seperti logistik dan matras, Mensos juga akan mengecek data terkait rumah toko yang terbakar.
Di samping itu, Kemensos akan menyiapkan tenaga pekerja sosial untuk memberikan penanganan terhadap dampak trauma akibat kejadian tersebut terutama untuk anak-anak dan lanjut usia.
"Sesuai SOP Kemensos kalau ada diantara mereka yang rukonya terbakar maka ada hak mereka untuk mendapatkan renovasi," katanya.
Dia menjelaskan, terkait dengan dampak dari bencana sosial menjadi tugas Kemensos untuk menanganinya terlebih lagi ada warga yang mengungsi.
"Ada 153 warga yang terkonfirmasi di dua titik pengungsian yaitu di Koramil dan di belakang polres setempat," katanya.
Data yang diterima Mensos, sebanyak 63 ruko dan satu mushalla terbakar, 38 KK atau 153 jiwa mengungsi. Peristiwa tersebut terjadi tepat saat pelaksanaan shalat Idul Fitri pada Jumat (17/7/2015). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran