Suara.com - Lelaki gay asal Inggris, Kilpatrick, menjadi ayah biologis 10 bayi dari sembilan ibu yang berbeda. Dia mendonorkan spermanya secara gratis kepada banyak perempuan, termasuk pasangan lesbian yang ingin memiliki anak.
Laki-laki berusia 26 tahun ini memang murni menyumbangkan spermanya untuk membantu mewujudkan mimpi para perempuan menjadi ibu.
Kilpatrick mengaku hanya meminta biaya akomodasi jika perempuan yang menginginkan donasi spermanya tinggal di luar Birmingham.
Patrick mengaku telah mendonasikan sperma kepada lebih dari 50 perempuan. Enam dari mereka telah melahirkan selama 10 minggu terakhir.
Awalnya Patrick mempublikasikan iklan donor sperma di akun Facebook miliknya selama 13 bulan terakhir. Tak disangka, iklan yang dipublikasikannya diminati oleh banyak perempuan yang ingin memiliki keturunan.
Patrick menghamili perempuan yang membutuhkan spermanya lewat bantuan jarum suntik. Diantara perempuan yang berminat dengan sperma Patrick, ada yang hampir putus asa setelah gagal memiliki bayi meski sudah menghabiskan 30 ribu Poundsterling untuk metode bayi tabung (IVF).
"Saya sudah membantu mereka yang begitu mengharapkan bayi begitu lama. Saya juga takjub begitu tahu ada 10 bayi yang lahir dari bantuan sperma saya," kata Kilpatrick.
Meski menjadi ayah biologis dari bayi yang lahir dari spermanya, Patrick mengaku bahwa dirinya tak mau terikat dengan keluarga tersebut.
"Saya hanya menyediakan sperma dan saya tak perlu tahu tentang bayi tersebut," imbuhnya. (dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sutiyoso Dorong Penertiban Tiang Monorel Senayan, DPRD Buka Opsi Alih Fungsi
-
Uji UU TNI di MK, Tim Advokasi Soroti Impunitas dan Ancaman Militerisme
-
Buku The Broken String Angkat Isu Child Grooming, Kemen PPPA: Ancaman Nyata bagi Anak
-
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Bidang Sosial dan Humaniora di Istana, Apa Tujuannya?
-
Hari Ini Hujan Sedang Diperkirakan Mengepung Jakarta
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia