Suara.com - Untuk mengantisipasi kekeringan yang diprediksi akan berlangsung lebih panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, DIY mengusulkan untuk anggaran dropping air sebanyak 300 tangki.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul Budhiharjo, saat ini pihaknya juga sudah diundang oleh Pemerintah Provinsi untuk melakukan koordinasi terkait penanganan bencana kekeringan yang diprediksi akan lebih panjang dari tahun sebelumnya.
"Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan BPBD DIY terkait ancaman kekeringan yang ada di Kabupaten Gunungkidul," kata Budhiharjo.
Kendati demikian, hingga saat ini Budhiharjo masih menunggu informasi resmi dari Badan Meterologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, terkait berapa lama kemungkinan musim kemarau yang akan terjadi. Kaerena informasi yang sampai saat ini diterima, musim kemarau tahun ini akan berlangsung panjang.
"Kita sampai saat ini juga masih melihat situasi dan kondisi yang ada, tetapi semua dasarnya tetap dari BMKG. Fungsi kita kan hanya membackup dinsosnakertrans saja karena disana yang melakukan droping. Jadi kita akan melakukan droping di wilayah yang tidak terjangkau," kata
Gunungkidul sendiri merupakan salah satu Kabupaten di DIY yang letaknya di sebelah timur Kota Yogyakarta.
Gunungkidul setiap tahunnya selalu menjadi salah satu daerah terparah yang terdampak musim kemarau, salah satu penyebabnya karena daerah ini struktur alam di wilayah Gunungkidul yang didominasi oleh batuan. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer