Suara.com - Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama Ifan Haryanto menegaskan bahwa dalam konteks politik kebangsaan, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia tidak perlu diragukan lagi komitmennya.
"NU memiliki peran yang sangat strategis dalam merajut dan memelihara persatuan Indonesia," katanya kepada Antara di arena Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2015).
Penilaian itu disampaikan saat diminta tanggapan mengenai pernyataan Indonesianis yang juga peneliti NU, yakni Prof Martin van Bruinessen dari Universitas Utrecht, Belanda, dalam Konferensi Internasional di Kampus Universitas KH Hasyim Asy'ari (Unhasy) Jombang, (1/8) bertema "Menjelang Satu Abad: Quo Vadis NU".
Martin yang dalam kesempatan itu dihadirkan bersama Indonesianis lainnya yakni Prof Emeritus Mitsuo Nakamura dari Universitas Chiba, Jepang menyebut NU dan Muhammadiyah berperan besar dalam mempersatukan Indonesia.
Menurut Ifan Haryanto yang juga Bendahara Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) itu, komitmen ke-Indonesiaan NU sudah terbukti dari zaman sebelum Indonesia merdeka.
Ia merujuk syair lagu "Yalal Wathon" yang diciptakan pendiri NU (Alm) Kyai Wachab Hasbullah pada 1934.
"Isi syairnya menyampaikan rasa kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia secara moral merupakan bukti bahwa NU siap menjadi penyangga republik ini," demikian Ifan Haryanto.
Sementara itu, Prof Mitsuo Nakamura menyatakan para peneliti Jepang tertarik untuk melakukan kajian Islam damai yang dikembangkan NU dan Muhammadiyah, karena itu para peneliti Jepang sepakat merancang program kajian Islam Damai.
"Saya berharap Islam ramah itu akan membuat orang Jepang bisa menerima Islam," kata penulis disertasi tentang Muhammadiyah itu yang mengapresiasi tema Islam Nusantara untuk Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun
-
Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP