Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro optimistis pada kuartal III 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu tumbuh hingga 5-5,2 persen. Pasalnya pemerintah sudah mengeluarkan berbagai kebijakan yang diklaim mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
“Kalau kuartal III harus lebih baik, yang pasti harus di atas 4,7 persen. Gimana caranya? Itu yang harus kami dorong salah satunya penyerapan anggaran belanja harus cepat terserap. Kita juga sudah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Bambang saat ditemui di kantornya, Rabu (5/8/2015).
Bambang membeberkan beberapa kebijakan yang diklaim mampu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti gaji ke 13 untuk pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri. Kemudian kenaikan pendapatan tidak kena pajak, dan perbaikan harga minyak sawit akibat dari penerapan CPO Fund.
“Kebijakan ini kan baru dikeluarkan Juli. Karena memang baru selesainya Juli, makanya ini akan kita dorong terus. Optimislah dengan ini pertumbuhan ekonomi akan lebih baik di kuartal III,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Pasca OTT Bea Cukai, KPK Gandeng Inspektorat Kemenkeu Bahas Pencegahan Korupsi
-
Eks Pimpinan KPK Bingung Soal Dakwaan di Perkara Pertamina: Ini Apa Sih Esensinya?
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Impor Barang KW ke Dirjen Bea Cukai
-
Dinamika Kepemimpinan Kampus di Sulsel Uji Netralitas dan Independensi Akademik
-
Eks Jubir Tessa Mahardhika Sugiarto Resmi Dilantik Jadi Direktur Penyelidikan KPK
-
Bareskrim Angkut Isi Toko Emas di Nganjuk, Telusuri TPPU Hasil Tambang Ilegal Kalbar
-
Skandal Parkir Liar Cempaka Putih: Oknum Dishub Diduga Pasok Atribut, Pramono Anung Ancam Pecat