Suara.com - Seorang pilot maskapai airBaltic dan tiga anggota krunya diamankan polisi setelah kedapatan berada di bawah pengaruh alkohol saat hendak terbang dari Oslo, Norwegia, menuju Yunani. Tindakan nekat keempat orang itu terbongkar berdasarkan laporan seorang yang tidak dikenal.
"Hasil pemeriksaaan dengan tes breathalyser menunjukkan bahwa empat dari lima kru pesawat mengkonsumsi alkohol dalam kadar yang melebihi batas," kata penyidik kepolisian Romerike, Edith Ek Sorensen.
Sang pilot, kopilot, dan dua pramugari, yang semuanya berasal dari Latvia, ditahan polisi dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes darah guna memperkuat hasil pemeriksaan breathalyser.
Juru bicara airBaltic Janis Vanags mengatakan, pihak maskapai tidak akan memberikan toleransi terkait dengan penyalahgunaan alkohol.
"Itu amat tegas, keselamatan adalah prioritas nomor satu bagi kami," kata Janis.
"Akan ada tes awal dan akan dilanjutkan dengan tes terperinci. Saat kami sudah mendapatkan hasilnya, kami akan mengambil tindakan yang perlu dilakukan," tambahnya sembari menyampaikan permintaan maaf kepada para pelanggan.
Sementara itu, keempat kru pesawat yang bersangkutan terancam hukuman penjara dua tahun jika terbukti bersalah. Sorensen tidak menyebut rute pesawat yang krunya bermasalah tersebut, namun media Norwegia Dagbladet mengatakan pesawat itu menuju Chania, Yunani, dengan 109 penumpang di atasnya. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi