News / Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 16:17 WIB
Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Suara.com/Novian Ardiansyah)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menginstruksikan Garuda Indonesia dan Danantara menjalin kerja sama usaha patungan bersama maskapai Arab Saudi dalam penerbangan haji.
  • Kebijakan ini bertujuan mengatasi masalah penerbangan kosong yang tidak ekonomis saat perjalanan pulang pergi jemaah haji antarnegara.
  • Presiden menuntut percepatan realisasi instruksi tersebut agar efisiensi biaya dan waktu perjalanan haji dapat segera tercapai bagi masyarakat.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Garuda Indonesia bersama Danantara mendekekati masakapai Arab Saudi. Pendekatan dilakukan untuk tujuan kerja sama  penerbangan pada pelaksanaan ibadah haji.

Melalui Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo meminta langsung kepada Dirut Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan untuk segera melaksanakan instruksinya.

"Di sini ada Dirut Garuda? Kemudian Danantara? Saya telah instruksikan untuk mendekati Saudi Air, supaya Garuda dan Saudi Air bikin joint venture," kata Prabowo, Rabu (8/4/2026).

Prabowo menyoroti persoalan Garuda Indonesia setiap kali selesai mengangkut jemaah haji dari tanah air menuju ke Arab Saudi, di mana pesawat dalam keadaan kosong saat penerbangan kembali menuju Indonesia.

Kepala negara ingin maskapai pelat merah melakukan kerja sama dengan pihak Saudi guna mencari solusi bersama. Sebab, dikatakan Prabowo, pihak maskapai dari Arah Saudi tersebut memiliki persoalan serupa.

"Jadi selama ini, pesawat Garuda berangkat bawa haji ke Tanah Suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong," kata Prabowo.

"Saya katakan, kenapa nggak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan 50 persen Arab Saudi 50 persen Indonesia. Kita pesawat terbang ini ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh. Harga bisa turun lagi. Waktu bisa lebih singkat lagi. Ini supaya dikerjakan," sambung Prabowo.

Prabowo lantas menanyakan progres dari instruksi yang sebelumnya telah ia sampaikan.

"Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih 2 bulan lalu. Ini harus kerja cepat. Pemerintah ini kerja cepat. Nanti Dirut Garuda menghadap saya," kata Prabowo.

Baca Juga: Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

"Tambah botak dia kepalanya," kelakar Prabowo.

Load More