Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak menginginkan ada oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjadi "mafia". Yang dimaksud Ahok dengan mafia di sini adalah oknum tertentu yang memeras para Pedagang Kaki Lima (PKL) sampai menyewakan lapak-lapak bagi para pedagang.
"Satpol PP dikelurahan tidak boleh lebih dari satu tahun, kalau lebih dari setahun sampai 6 atau 8 tahun bisa jadi mafia juga," kata Ahok di lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/205).
Ahok mengaku sudah mengetahui tingkah beberapa oknum Satpol PP yang mengusai lapak para pedagang. Untuk itu dia memerintahkan Kasatpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso untuk bisa merotasi anggotanya setiap kurang dari satu tahun.
"Saya sudah menemukan beberapa kasus dalam beberapa persentasi kita, sudah kita kumpulin, makanya setiap pagi saya suka becanda tiap pagi minm pil PPG (Pura-Pura Goblok) sama Pura-Pura Gila," kata Ahok.
"Saya tahu semua kok kelakuan Satpol PP. Saya sudah instruksikan dengan Pak Kukuh (agar bisa dirotasi)," pungkas Ahok.
Berita Terkait
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Bersih-Bersih Blok M, 5 Gerobak dan 4 Boks Minuman Disita dari 9 PKL
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya
-
KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji
-
Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying
-
KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara
-
92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup
-
Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
-
Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi
-
Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak
-
Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data