Suara.com - Presiden Joko Widodo melalui akun @jokowi menyampaikan selamat atas keberhasilan ganda putra Indonesia memenangi medali emas dalam kejuaran dunia bulutangkis di Jakarta, Minggu malam.
"Selamat untuk Garuda#Indonesia, ganda Putera Ahsan-Hendra. Juara bulu tangkis kejuaraan dunia 2015. Kado indah #RI70," demikian tweet Presiden yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu malam.
Sebelumnya, ganda putra Indonesia Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan merebut medali emas Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 setelah memenangkan partai final atas pasangan Tiongkok Liu Xialong-Qiu Zihan di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam.
Hendra-Ahsan menang atas Liu-Qiu dengan skor 21-17, 21-14 dalam pertandingan yang berlangsung selama 37 menit.
Pada awal game pertama, pasangan putra Indonesia yang menempati peringkat ketiga dunia itu terus memimpin perolehan poin hingga 11-10. Perolehan poin Hendra-Ahsan sempat terkejar 16-15, tapi pasangan Merah-Putih itu mampu mengembalikan dominasi 17-16 hingga game pertama berakhir 21-17.
Dominasi Hendra-Ahsan tidak dapat terbendung sejak awal game kedua 3-3, 7-3, 11-8, hingga skor berakhir 21-14.
Bola dari pasangan Liu-Qiu pada saat game poin 20-14 keluar dari garis lapangan dan pasangan Indonesia itu menang 21-14.
Gelar juara dunia itu merupakan gelar kedua Hendra-Ahsan setelah kemenangan serupa para Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, Tiongkok.
Kemenangan Hendra-Ahsan atas Liu/Qiu sekaligus menambah catatan kemenangan pasangan Indonesia itu menjadi 3-2 setelah Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2014. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya