Suara.com - Sebuah laporan dari Institut Penelitian Media Timur Tengah yang mempelajari propaganda Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di media sosial meyakini kalau kelompok itu diduga kuat melakukan transaksi perdagangan organ tubuh tahanan perempuan.
Laporan itu disampaikan setelah menganalisis transaksi ISIS di media sosial yang memperbincangkan harga jual tahanan perempuan, termasuk tahanan bocah perempuan.
Perbicangan itu dilanjutkan dengan sebuah pesan yang mengarah pada kemungkinan penjualan organ manusia untuk membiayai perang mereka.
Laporan menyusul dengan temuan puluhan jenazah dengan bekas operasi seperti yang pernah disampaikan oleh Duta Besar Irak Mohamed Alhakim.
Jenazah yang ditemukan itu sudah tidak lagi memiliki organ vital yang hilang dari tubuh tahanan ISIS.
Beberapa jenazah korban di antaranya dikuburkan secara massal dan ditemukan pada Februari.
Seperti diberitakan media internasional lainnya, ISIS telah menahan dan menculik lebih dari 5 ribu orang etnis Yazidi. Tiga ribu di antaranya dilaporkan masih berada dalam tahanan.
Seorang bocah perempuan 12 tahun yang berhasil kabur menceritakan kalau lelaki yang memperkosanya tidak merasa berdosa karena si bocah bukan Muslim. (Dailystar)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi