Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan bertemu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jumat (21/8/2015). Agenda mereka, di antaranya membahas mengenai pemanfaatan izin pengelolaan hutan.
"Kedatangan kami ke sini untuk membahas mengenai kondisi praktek koruptif dalam pengelolaan izin lahan yang banyak bermasalah. Salah satunya keterlibatan oknum pejabat daerah dan pengusaha lokal," kata Ferry di gedung KPK.
Menteri dari Partai Nasional Demokrat tersebut mengatakan kementerian akan lebih cermat memberikan izin pengelolaan hutan. Salah satu tujuannya agar jangan sampai terjadi tumpang tindih aturan pengelolaan.
"Kalau sudah ada peta geospasial, peta hutan, peta lahan, dan tata ruang, kita akan mengatakan bahwa tidak akan mungkin lagi keluar kebijakan-kebijakan yang memungkinkan itu tumpang tindih,'' kata Ferry.
Ia mengatakan akan memaksimalkan penerapan regulasi yang sudah ada dengan berkoordinasi dengan pihak legislatif yang menjadi pihak yang membuat undang-undang.
"Kita masih gunakan UU yang ada karena tugas kementerian bukan membentuk UU. Mana kala itu terjadi tumpang tindih kelembagaan, kami atasi dengan koordinasi. Apalagi tadi soal kaitan lahan, sudah ada nota kesepahaman bersama, yang dikaitkan oleh KPK," kata Ferry.
"Kedatangan kami ke sini untuk membahas mengenai kondisi praktek koruptif dalam pengelolaan izin lahan yang banyak bermasalah. Salah satunya keterlibatan oknum pejabat daerah dan pengusaha lokal," kata Ferry di gedung KPK.
Menteri dari Partai Nasional Demokrat tersebut mengatakan kementerian akan lebih cermat memberikan izin pengelolaan hutan. Salah satu tujuannya agar jangan sampai terjadi tumpang tindih aturan pengelolaan.
"Kalau sudah ada peta geospasial, peta hutan, peta lahan, dan tata ruang, kita akan mengatakan bahwa tidak akan mungkin lagi keluar kebijakan-kebijakan yang memungkinkan itu tumpang tindih,'' kata Ferry.
Ia mengatakan akan memaksimalkan penerapan regulasi yang sudah ada dengan berkoordinasi dengan pihak legislatif yang menjadi pihak yang membuat undang-undang.
"Kita masih gunakan UU yang ada karena tugas kementerian bukan membentuk UU. Mana kala itu terjadi tumpang tindih kelembagaan, kami atasi dengan koordinasi. Apalagi tadi soal kaitan lahan, sudah ada nota kesepahaman bersama, yang dikaitkan oleh KPK," kata Ferry.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia