Suara.com - Sekretariat Jenderal MPR meminta karpet merah yang digelar di teras Gedung Nusantara III DPR, atau akses menuju ruang Pimpinan DPR untuk dicopot. Bahkan, Sekretaris Jenderal MPR menyurati Sekretaris Jenderal DPR yang ditembuskan ke Pimpinan MPR, DPR, dan DPD.
Surat protes dan permintaan itu pencopotan karpet merah itu beredar di kalangan wartawan di DPR, beratanggal 2 September 2015 ini ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal MPR Eddie Siregar.
Dalam surat bernomor B-2321/HM.03.01/B-II/SettjenMPR/09/2015 ini, berisikan protes lantaran karpet yang diberi pagar itu memberikan efek ketidaknyamanan.
Berikut isi surat protes MPR:
"Kami sampaikan dengan hormat, ketika Pimpinan DPR menerima Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste pada tanggal 26 Agustus, lift di Gedung Nusantara III yang digunakan khusus untuk Pimpinan MPR, DPR, dan DPD diblok dan dikunci, sehingga Pimpinan MPR tidak dapat menggunakannya dan tertahan cukup lama untuk menggunakan lift tersebut.
Pimpinan MPR juga menilai keberadaan karpet merah di lobby Nusantara III mulai dari pintu masuk sampai lift mengurangi kenyamanan, karena menunjukan adanya perlakuan yang sangat khusus dan 'terhormat' untuk Pimpinan ketiga lembaga yang berkantor di gedung itu, yang sebaliknya menurut Pimpinan MPR mengurangi kewibawaan lembaga itu sebagai lembaga perwakilan rakyat.
Sehubungan dengan itu, Pimpinan MPR meminta agar rakyat tidak ada lagi pemblokiran lift untuk pimpinan dengan dalih apapun dan mencabut pemasangan karpet di Lobby Nusantara III, kecuali ketika ada tamu setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.
Demikian untuk dimaklumi, atas perhatian dan kerjasama Ibu, kami mengucapkan terimakasih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI