Suara.com - Seorang atlet judo Kabupaten Bangli atas nama Wayan Agus Widiantara meninggal dunia saat bertanding pada penyisihan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke-12 di GOR Undiksha Singaraja, Selasa (8/9/2015).
"Atlet bersangkutan dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng," kata Ketua Pelaksana Pertandingan, Agus Putra Adnyana, SH, Selasa.
Ia menjelaskan, pada pertandingan hari ketiga tersebut, almarhum Wayan Agus Widyantara berhadapan dengan atlet tuan rumah Buleleng atas nama Gede Sandy Juniartha di kelas berat 90-100 kilogram putra.
"Pada awalnya pertandingan berlangsung lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku pada cabang judo sesuai dengan aturan Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI)," kata dia.
Lebih lanjut, ia memaparkan, pertandingan diawali dengan "Hajime". Kemudian pada saat kedua pejudo melakukan bantingan pada area pertandingan sisi kiri, lawan dari Wayan Agus membanting dengan teknik bantingan "Kosi Guruma", berlanjut dengan bantingan di bawah.
"Pada bagian bergumul di bawah tidak ada hasil, maka wasit menghentikan pertandingan di detik ke-21 dan kedua pejudo kembali ke tengah pertandingan," ungkap dia.
Dijelaskan, ketika pertandingan dilanjutkan, wasit menghampiri dan menepuk bahu Wayan Agus tetapi tidak mendapatkan respon sehingga wasit membaringkannya di lantai untuk memberikan perawatan medis. "Petugas medis memberikan perawatan berupa bantuan oksigen tambahan melakukan pengecekan detak jantung," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, karena keadaan korban kritis, tim medis memberi petunjuk pada panitia pelaksana agar membawa Wayan Agus ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Namun naas, ketika dirawat beberapa saat, dokter yang merawat menyatakan atlet tersebut meninggal dunia, dimana secara medis dinyatakan henti nafas," imbuhnya.
Sementara itu, ketua panitia penyelenggara Porprov Bali, Nyoman Artha Widnyana mengatakan kejadian tersebut disebabkan murni karena musibah. "Pertandingan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dalam aturan pertandingan judo internasional," imbuhnya.
Artha Widnyana menambahkan, pihaknya saat ini mengintensifkan penanganan atlet cidera ketika bertanding. "Setiap hari kami menyiagakan 50 orang tim medis yang selalu siap memantau pertandingan," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar